Forklift elektrik adalah alat berat yang kerap digunakan di area pergudangan, konstruksi, dan pelabuhan. Selain ramah lingkungan, alat ini juga lebih hemat biaya operasional jangka panjang karena mengandalkan tenaga listrik yang bersumber dari baterai. Akan tetapi, seiring waktu dan pemakaian, daya tahan baterai bisa menurun. Jika hal ini terjadi, maka baterai forklift perlu diganti.
Rata-rata baterai forklift memiliki masa pakai hingga kurang lebih lima tahun. Namun, usia tersebut sangat bergantung pada kualitas baterai dan cara penggunaannya. Baterai yang sering digunakan dalam durasi panjang tanpa jeda dan tidak diikuti dengan perawatan rutin cenderung lebih cepat rusak. Sebaliknya, dengan intensitas pemakaian dan perawatan yang tepat, baterai forklift bisa lebih tahan lama.
Saat baterai forklift perlu diganti, ada beberapa tanda yang bisa Anda perhatikan. Dengan mengenali indikasi kerusakan secara dini, Anda bisa mencegah masalah yang lebih besar serta menjaga efisiensi forklift Anda.
Mengapa Baterai Forklift Perlu Diganti Secara Berkala?
Baterai forklift elektrik memegang peranan penting sebagai sumber tenaga utama. Tanpa baterai yang berfungsi dengan baik, forklift tidak akan mampu beroperasi dan melaksanakan tugasnya secara optimal.
Kerusakan baterai bisa menyebabkan berbagai masalah serius pada forklift seperti penurunan performa, bahkan downtime mendadak. Hal ini tentu sangat merugikan karena dapat menghambat aktivitas operasional dan menyebabkan pembengkakan biaya akibat konsumsi listrik bertambah,
Tidak hanya itu, kerusakan baterai juga bisa meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Misalnya, ketika forklift sedang mengangkat beban berat, fork bisa tiba-tiba kehilangan keseimbangan akibat aliran daya yang tidak stabil dan kemudian berpotensi membahayakan operator dan pekerja lain.
Inilah mengapa baterai forklift perlu diganti secara berkala. Dengan baterai yang sehat, Anda bisa memastikan bahwa forklift dalam kondisi prima dan aman untuk dioperasikan.
Baca juga: Ingin Forklift Tetap Awet? Lakukan Hal-Hal ini
Kapan Baterai Forklift Perlu Diganti?
Banyak orang mungkin terlambat menyadari kerusakan baterai, sehingga mereka tidak melakukan penggantian tepat waktu. Pada akhirnya, kerusakan menjadi lebih parah dan mengenai komponen-komponen lain. Untuk menghindari hal itu, berikut indikasi kerusakan baterai forklift yang perlu Anda waspadai:
1. Daya Tahan Baterai Melemah
Tanda paling umum bahwa baterai forklift perlu diganti adalah berkurangnya kapasitas atau daya tahan baterai saat digunakan, sehingga Anda perlu mengisi daya lebih sering. Misalnya, dalam kondisi normal, baterai mampu bertahan selama 6-8 jam setelah diisi penuh. Namun, ketika baterai mulai melemah, forklift mungkin hanya bisa beroperasi selama 2-3 jam sebelum kehabisan daya.
Hal ini menandakan adanya penurunan kapasitas penyimpanan energi dalam baterai. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kesalahan dalam pengisian daya, seperti menggunakan baterai hingga habis total atau membiarkannya kosong untuk waktu yang lama. Kemungkinan lain adalah reaksi kimia dalam baterai yang mulai melemah akibat usia. Jika ini terjadi, maka satu-satunya solusi adalah melakukan penggantian baterai.
Baca juga: Tips Perawatan untuk Perpanjang Umur Forklift Elektrik
2. Waktu Pengisian Daya Lebih Lama
Kerusakan juga bisa menyebabkan baterai membutuhkan waktu lebih lama untuk mengisi daya. Sebagai contoh, jika biasanya pengisian daya hanya memakan waktu 5-6 jam, kini bisa membutuhkan lebih dari 10 jam hingga baterai terisi penuh.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memperparah kerusakan baterai dan meningkatkan konsumsi listrik sehingga biaya operasional membengkak. Maka dari itu, jika proses pengisian mulai terasa tidak normal atau lebih lama dari biasanya, segera lakukan pemeriksaan dan pertimbangkan untuk mengganti baterai.
3. Aliran Listrik Tidak Stabil
Baterai yang rusak biasanya menghasilkan arus listrik yang tidak konsisten. Artinya, forklift terlihat dapat beroperasi dengan normal, lalu tiba-tiba melambat atau bahkan kehilangan daya sepenuhnya tanpa alasan yang jelas.
Hal ini tidak hanya dapat menghambat kegiatan operasional, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Beban muatan dapat terjatuh dan mengenai operator. Forklift juga bisa terguling karena berhenti mendadak.
Baca juga: Mesin Forklift Tidak Mau Menyala? Mungkin ini Penyebabnya
4. Korosi atau kerusakan Fisik pada Baterai
Baterai yang tidak terawat cenderung mudah terkena korosi atau karat. Korosi bisa mengurangi efisiensi pengisian daya dan menyebabkan kerusakan baterai sepenuhnya. Maka, jika Anda menemukan timbunan kerak di sekitar baterai, segera lakukan penggantian.
Selain itu, Anda juga perlu waspada terhadap retakan pada baterai atau cairan yang merembes keluar. Pasalnya, elektrolit baterai bersifat korosif, sehingga bisa merusak komponen forklift lain dan membahayakan pekerja jika terkena kulit atau mata.
5. Muncul Bau Tidak Sedap
Terkadang, kerusakan baterai forklift juga ditandai oleh munculnya bau asam menyengat yang mirip seperti telur busuk. Bau ini sebenarnya berasal dari zat sulfur yang keluar dari baterai karena adanya kebocoran atau reaksi kimia yang tidak stabil.
Apabila Anda mencium bau tidak sedap seperti ini, segera matikan mesin forklift dan jangan gunakan baterai hingga teknisi melakukan pemeriksaan. Jika tidak, cairan bisa membahayakan kesehatan operator dan bahkan mengakibatkan ledakan kecil atau kebakaran, terutama di lingkungan dengan sirkulasi udara yang buruk.
6. Menghasilkan Panas Berlebih
Dalam kondisi normal, suhu baterai bisa meningkat akibat pemakaian, khususnya jika forklift bekerja di luar ruangan atau gudang yang panas. Namun, jika baterai terasa panas tinggi dengan cepat hingga sulit disentuh, ini menandakan adanya gangguan internal pada baterai.
Overheating adalah salah satu masalah pada alat berat yang cukup berbahaya. Kondisi ini bisa mengurangi efisiensi baterai, mempercepat kerusakan, serta memengaruhi kinerja forklift secara keseluruhan.
7. Baterai Sudah Usang
Baterai forklift yang sudah usang atau melewati masa pakainya cenderung lebih mudah rusak. Performa baterai akan menurun secara alami hingga akhirnya muncul berbagai jenis kerusakan yang bisa membahayakan.
Menggunakan baterai yang sudah usang dapat berdampak negatif pada kondisi forklift secara keseluruhan. Untuk itu, sangat disarankan untuk mengganti baterai forklift secara berkala agar lebih hemat biaya perawatan dan forklift tetap awet.
Baca juga: 10 Tanda Spare Part Forklift Perlu Diganti
Ganti Spare Part Berkualitas di Rahayu
Jika Anda berencana akan melakukan penggantian spare part, Rahayu Spareparts punya solusinya! Kami menyediakan segala jenis spare part alat berat berkualitas, mulai dari komponen mesin, selang hidrolik, hingga filter.
Kalau masih bingung, tim kami juga membuka layanan konsultasi secara gratis melalui WhatsApp. Mari kita temukan bersama solusi terbaik untuk menyukseskan proyek Anda dengan peralatan yang sehat dan tahan lama.