Seiring waktu dan pemakaian, kualitas baterai forklift dapat menurun. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menghambat kinerja forklift dan mengurangi efisiensi di lokasi kerja. Inilah mengapa, penting untuk memilih baterai forklift yang berkualitas agar alat tetap bekerja dengan optimal dalam jangka panjang.
Baterai forklift, khususnya pada forklift elektrik, adalah komponen vital yang berfungsi sebagai sumber listrik dan tenaga utama. Komponen inilah yang memungkinkan forklift elektrik untuk mengangkut beban material dan menyelesaikan berbagai tugas material handling dengan baik.
Untuk hasil yang maksimal, pemilihan baterai forklift harus dilakukan dengan cermat. Dengan begitu, Anda tidak hanya bisa mengurangi potensi downtime, tetapi juga menjaga produktivitas tetap stabil dan menghindari biaya servis yang tidak perlu.
Tipe-Tipe Baterai Forklift
Setiap jenis baterai forklift memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda, sehingga Anda perlu berhati-hati saat memilih. Berikut tipe-tipe baterai forklift yang paling umum digunakan:
Baterai Asam Timbal
Kebanyakan forklift tradisional masih menggunakan baterai asam timbal untuk beroperasi. Baterai jenis ini banyak diminati karena harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan jenis-jenis lain, sehingga cocok untuk perusahaan kecil dan menengah.
Pada umumnya, baterai asam timbal dapat bertahan hingga 1000-1500 siklus dengan pemakaian normal. Akan tetapi, baterai ini membutuhkan perawatan rutin yang meliputi pengisian air aki, pengecekan tingkat elektrolit, dan pembersihan terminal untuk mencegah korosi. Apabila tidak dirawat dengan baik, usia baterai bisa berkurang 2-3 tahun.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketahanan baterai pada suhu ekstrem. Baterai asam timbal cenderung kurang stabil ketika digunakan di lingkungan yang terlalu panas atau terlalu dingin. Kapasitasnya bisa menurun hingga 50%. Oleh karenanya, pengaturan suhu di lokasi kerja sangatlah penting untuk menjaga kesehatan baterai forklift.
Baterai Lithium-ion
Baterai lithium-ion kini mulai banyak digunakan di industri pergudangan dan pabrik manufaktur sebagai alternatif yang modern dan efisien. Jenis baterai ini menawarkan masa pakai yang lama, yaitu sekitar 2500-4000 siklus. Lama pengisian daya juga lebih cepat dibandingkan baterai asam timbal, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pekerjaan dengan durasi panjang.
Meski biaya awalnya cukup tinggi, namun dalam jangka panjang sebenarnya baterai lithium-ion lebih hemat karena tidak membutuhkan banyak perawatan. Baterai ini juga dapat menyimpan lebih banyak energi, sehingga tidak perlu sering mengisi daya.
Selain itu, baterai lithium-ion juga dilengkapi dengan teknologi yang membuatnya tetap stabil terhadap perubahan suhu. Dengan begitu, performanya tetap optimal meski bekerja di suhu ekstrem seperti cold storage atau area produksi dengan suhu tinggi.
Baterai Gel
Sering disebut sebagai baterai Valve-Regulated Lead-Acid (VRLA), baterai gel adalah jenis baterai yang menggunakan gel elektrolit alih-alih cairan asam. Hal ini membuatnya aman dari kebocoran dan tidak memerlukan banyak perawatan.
Masa pakai baterai gel adalah sekitar 1200 siklus. Sistem kerjanya yang bersih dan aman membuat baterai ini cocok untuk lingkungan indoor dan pekerjaan yang higienis seperti di industri pangan dan agrikultur. Meski harganya lebih mahal dari baterai asam timbal, ketahanan baterai gel cenderung lebih tinggi.
Baca juga: Pentingnya Attachment Forklift untuk Tingkatkan Efisiensi
Tips Ampuh Memilih Baterai Forklift
Saat memilih baterai forklift, ada beberapa faktor penting yang wajib dipertimbangkan, seperti:
Spesifikasi Forklift
Setiap model forklift memiliki kebutuhan baterai yang berbeda. Maka dari itu, penting untuk memilih baterai yang sesuai dengan tipe, ukuran, kapasitas, dan daya angkat forklift. Jika salah memilih, kinerja forklift dapat menurun dengan cepat, bahkan mungkin forklift tidak dapat digunakan sama sekali.
Baca juga: Macam-Macam Jenis Forklift dan Fungsinya
Siklus dan Masa Pakai
Idealnya, pilihlah baterai yang memiliki ketahanan siklus tinggi. Sebagaimana dijelaskan di atas, baterai asam timbal umumnya bertahan hingga 1000-1500 siklus pengisian daya, sementara baterai gel bisa bertahan hingga 1200 siklus dan baterai lithium-ion mencapai 2500-4000 siklus.
Semakin tinggi jumlah siklus, semakin lama usia baterai. Ini artinya, baterai dengan jumlah siklus rendah membutuhkan penggantian lebih sering dibandingkan baterai dengan jumlah siklus tinggi, sehingga biaya yang dibutuhkan dalam jangka panjang juga lebih tinggi.
Kapasitas Baterai
Kapasitas baterai mengacu pada seberapa lama baterai bisa bertahan dalam satu kali pengisian daya. Baterai dengan kapasitas tinggi tentu lebih menguntungkan karena bisa bertahan berjam-jam tanpa perlu mengisi daya. Dengan begitu, pekerjaan bisa selesai lebih cepat karena tidak ada jeda pengisian.
Meski harganya lebih mahal, memilih baterai dengan kapasitas tinggi sangat disarankan, terutama untuk pekerjaan dengan durasi panjang (>12 jam dalam sehari). Sementara untuk pekerjaan yang hanya membutuhkan waktu singkat (3-5 jam), kapasitas baterai tidak harus menjadi prioritas.
Sistem Pengisian Daya
Lama pengisian daya juga sangat berpengaruh terhadap produktivitas. Jika waktu pengisian daya terlalu lama, maka waktu operasional forklift akan berkurang banyak. Sebagai akibatnya, alur kerja dapat terhambat dan produktivitas pun berkurang.
Untuk itu, sebaiknya pilih baterai yang dilengkapi dengan fitur fast charging yang hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam untuk pengisian penuh. Dengan begitu, Anda bisa memastikan produktivitas tetap terjaga dan forklift tidak menganggur terlalu lama.
Keamanan Penggunaan
Untuk keamanan, pilihlah baterai forklift yang mampu mengalirkan listrik secara stabil. Perlu diingat juga bahwa setiap forklift beroperasi dengan kebutuhan voltase yang berbeda, maka pastikan bahwa baterai yang Anda gunakan sudah sesuai. Jika tidak, performa forklift tidak akan stabil dan bahkan dapat membahayakan operator.
Stabilitas baterai banyak bergantung pada kualitasnya. Merek-merek ternama biasanya lebih dipercaya karena telah melewati uji coba sesuai dengan standar keamanan internasional.
Biaya yang Diperlukan
Terakhir, Anda perlu mempertimbangkan biaya yang diperlukan untuk tiap jenis baterai secara keseluruhan. Selain modal pembelian awal, biaya perawatan juga tidak kalah penting. Sesuaikan dengan anggaran dan kemampuan finansial perusahaan Anda.
Baca juga: Kerusakan Baterai Forklift, Apa Saja Penyebabnya?
Anda Sedang Cari Sparepart Forklift Berkualitas?
Selain baterai, ada berbagai komponen forklift yang juga memegang peranan vital seperti mesin, sistem hidrolik, ban, dan sebagainya. Apabila salah satu komponen ini rusak, maka performa forklift akan terganggu. Untuk itu, lakukan penggantian spare part secara rutin di Rahayu Spareparts.
Rahayu Spareparts adalah distributor spare part alat berat terpercaya yang sudah berkecimpung di industri konstruksi selama bertahun-tahun. Kami menawarkan segala jenis spare part mulai dari selang hidrolik, filter, hingga komponen-komponen mesin dengan harga terjangkau. Tidak perlu khawatir menunda pekerjaan terlalu lama karena produk akan langsung kami kirimkan ke lokasi Anda.
Untuk konsultasi atau tanya harga, silakan hubungi tim Rahayu melalui WhatsApp sekarang juga. Proyek Lancar, Bisnis Makin Cuan!