Kontaminasi fluida hidrolik merupakan salah satu masalah yang paling umum menyerang alat berat. Meski seringkali tidak langsung terdeteksi, dampaknya bisa cukup signifikan terhadap performa dan efisiensi pengoperasian sistem hidrolik.
Istilah kontaminasi merujuk pada kondisi ketika ada zat kontaminan seperti debu, kotoran, atau bahkan air yang masuk ke dalam sistem hingga tercampur dalam fluida hidrolik. Akibatnya, alat berat mungkin mengalami penurunan performa, komponen lebih cepat aus, downtime mendadak, bahkan kerusakan permanen.
Untungnya, kontaminasi dapat dicegah dengan pemahaman menyeluruh dan perawatan yang tepat. Semua itu akan kita bahas di artikel berikut, namun sebelum itu, penting untuk mengetahui tipe-tipe kontaminasi fluida hidrolik yang bisa terjadi pada alat berat.
Tipe Kontaminasi Fluida Hidrolik
Kontaminasi fluida hidrolik pada alat berat secara umum bisa dibagi ke dalam empat kategori berdasarkan tipenya. Masing-masing memiliki ciri dan penyebab yang berbeda satu sama lain. Berikut selengkapnya:
Kontaminasi Partikel Padat
Salah satu tipe kontaminasi yang paling umum disebabkan oleh partikel-partikel padat seperti debu, tanah, kotoran, atau pasir ke dalam fluida hidrolik. Kondisi ini bisa terjadi akibat berbagai hal, seperti filter kotor yang jarang diganti atau kelalaian saat penggantian fluida.
Jika dibiarkan, kontaminasi partikel padat bisa memengaruhi kinerja pompa hidrolik dan komponen-komponen lain. Kontaminasi juga berpotensi mengganggu tekanan dalam sistem dan menggores komponen hingga terjadi kerusakan.
Kontaminasi Air
Air dapat memasuki sistem hidrolik melalui beberapa cara, seperti kelalaian saat pengisian fluida, kerusakan komponen katup (seal), atau akibat kondensasi dari perubahan suhu. Biasanya kondisi ini ditandai dengan perubahan warna fluida menjadi keruh seperti susu.
Meski terlihat sepele, keberadaan air dalam fluida hidrolik sebenarnya bisa menimbulkan masalah serius. Beberapa di antaranya adalah mengganggu pelumasan, mempercempat pembentukan lumpur (sludge), serta memicu oksidasi dan korosi pada komponen logam
Kontaminasi Udara
Udara adalah zat kontaminan lain yang bisa memasuki sistem melalui seal, fitting, atau masuk saat perawatan rutin. Apabila fluida hidrolik terlihat berbusa, itu bisa merupakan indikasi adanya kontaminasi udara.
Udara yang terperangkap dalam sistem hidrolik dapat memicu kavitasi yang menyebabkan respons alat berat lebih lambat dari biasanya. Hal ini terjadi karena tekanan dalam sistem terganggu dan menjadi tidak stabil. Selain itu, keberadaan udara juga bisa menyebabkan oksidasi sehingga komponen lebih cepat rusak. Jika tingkat kontaminasi cukup tinggi, efisiensi mesin bisa menurun secara signifikan.
Kontaminasi Zat Kimia
Terakhir, kontaminasi juga bisa terjadi akibat adanya kandungan zat kimia dalam fluida hidrolik. Seringkali, hal ini terjadi akibat degradasi atau penurunan kualitas fluida secara alami. Namun, tidak jarang juga kontaminasi disebabkan oleh zat kimia eksternal yang kemudian bereaksi dengan fluida hidrolik hingga membentuk endapan.
Kemungkinan lain adalah pencampuran dua jenis fluida hidrolik yang berbeda dalam sistem yang sama. Jika kedua fluida memiliki zat aditif yang tidak kompatibel, maka kontaminasi akan terjadi.
Baca juga: Jangan Remehkan Kontaminasi Diesel pada Alat Berat
Sumber Kontaminasi Fluida Hidrolik
Beberapa kasus kontaminasi terjadi secara alami akibat penurunan kualitas fluida hidrolik. Seiring waktu dan penggunaan, fluida hidrolik akan mengalami degradasi, terutama jika terpapar suhu tinggi untuk waktu yang lama. Hal ini seringkali tidak dapat dihindari, mengingat tingginya intensitas alat berat pada umumnya.
Akan tetapi, kontaminasi fluida hidrolik juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal atau kelalaian manusia. Pertama, kotoran seperti debu, lumpur, atau sisa material proyek dapat menempel pada bagian luar alat, lalu masuk ke dalam sistem melalui celah pada seal atau fitting. Hal ini biasa terjadi pada alat berat yang tidak dibersihkan secara rutin.
Proses pengisian fluida juga merupakan waktu rawan kontaminasi. Banyak kasus terjadi akibat penggunaan alat yang tidak bersih, seperti corong atau selang. Fluida yang tidak disimpan dengan benar atau langsung dimasukkan tanpa proses penyaringan juga bisa menyebabkan kontaminasi.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondensasi akibat perubahan suhu secara ekstrem. Misalnya saat alat berat dipindahkan dari lokasi panas ke tempat yang lembap. Hal ini bisa menyebabkan pembentukan uap air dalam tangki dan kemudian memicu terjadinya kontaminasi.
Baca juga: Penting! Kenali Kerusakan Spare Part Forklift Sebelum Terlambat
Kapan Waktu Terbaik untuk Mengganti Fluida Hidrolik?
Waktu terbaik untuk mengganti fluida hidrolik ditentukan oleh beberapa faktor penting, seperti intensitas penggunaan, jenis fluida, kondisi lokasi kerja, dan kualitas fluida itu sendiri. Pada umumnya, penggantian dilakukan tiap 2.000-4.000 jam kerja, tergantung jenis alat berat dan tingkat beban kerjanya.
Namun, seringkali fluida hidrolik bisa membutuhkan penggantian lebih cepat akibat kondisi-kondisi tertentu seperti overheating dan kerusakan komponen. Berikut beberapa kondisi fluida hidrolik yang membutuhkan penggantian:
- Terjadi perubahan warna menjadi gelap atau keruh
- Muncul busa pada fluida
- Tercium bau terbakar
- Terdapat endapan di dalam tangki
Perlu diingat bahwa kontaminasi fluida hidrolik juga bisa dilihat dari penurunan performa sistem hidrolik. Beberapa contohnya adalah sistem cepat panas, gerakan alat berat menjadi lambat, tekanan tidak stabil, dan daya angkat alat berat berkurang.
Baca juga: Cara Memilih Fluida Hidrolik untuk Alat Berat
Rahayu Spareparts: Tempatnya Spare Part Berkualitas
Kerusakan komponen alat berat dapat menjadi penyebab terjadinya kontaminasi fluida hidrolik. Penggunaan spare part yang kurang berkualitas dapat mempercepat keausan, kebocoran, dan mempermudah masuknya kontaminan ke dalam sistem. Oleh karena itu, pastikan Anda hanya menggunakan spare part dari distributor yang terpercaya dan berpengalaman.
Rahayu Spareparts hadir sebagai penyedia segala kebutuhan spare part alat berat berkualitas, mulai dari komponen mesin, sistem hidrolik, hingga undercarriage. Kami menawarkan produk dari merek-merek yang sudah dikenal di industri alat berat selama bertahun-tahun, termasuk Hitachi, Komatsu, Hyundai, Caterpillar, dan sebagainya.
Silakan melihat katalog lengkap kami di website Rahayu Spareparts sekarang juga dan jangan ragu untuk hubungi tim customer service kami via WhatsApp jika ada pertanyaan. Proyek Lancar, Bisnis Makin Cuan!