Setiap alat berat membutuhkan pelumas untuk mengurangi gesekan antar komponen, menjaga suhu alat tetap stabil, dan banyak lagi. Namun, hal ini dapat terganggu jika kondisi pelumas tidak optimal. Salah satu tantangan yang dapat memengaruhi efisiensi pelumas adalah kontaminasi pelumas.
Kontaminasi terjadi ketika terdapat zat asing seperti debu, air, logam, atau bahan kimia yang tercampur dengan cairan pelumas. Meski tidak selalu terlihat secara kasat mata, kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi operasi alat berat dan peralatan lainnya.
Di artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai kontaminasi pelumas, mulai dari tanda-tanda yang perlu diwaspadai, apa saja risiko dan potensi penyebabnya, hingga bagaimana cara mengatasinya. Yuk mulai!
Tanda-Tanda Kontaminasi Pelumas
Kontaminasi pelumas pada umumnya bisa dideteksi melalui inspeksi langsung, evaluasi performa, dan uji coba cairan. Berikut beberapa tanda-tanda pelumas yang sudah terkontaminasi:
- Perubahan warna: Dalam kondisi baik, cairan pelumas berwarna kuning keemasan. Jika terdapat zat kontaminan, pelumas dapat berubah menjadi keruh dan warnanya menggelap.
- Bau asing: Pelumas yang terkontaminasi dapat mengeluarkan bau menyengat seperti bau terbakar atau bau asam. Hal ini menunjukkan bahwa pelumas mungkin tercampur bahan bakar atau cairan lain.
- Endapan pada tangki: Apabila Anda melihat endapan seperti lumpur atau kerak di dasar tangki penyimpanan cairan pelumas, maka kemungkinan besar pelumas tersebut telah terkontaminasi. Perhatikan juga jika terdapat partikel-partikel kecil yang melayang dan tercampur di dalam cairan.
- Peningkatan suhu alat berat: Kontaminasi dapat menyebabkan cairan pelumas kehilangan kemampuannya untuk menyerap panas. Alat berat yang cepat panas dapat menjadi tanda bahwa pelumas tidak bekerja dengan baik.
- Perubahan viskositas: Zat kontaminan dapat memengaruhi tingkat viskositas pada cairan pelumas. Peningkatan atau penurunan viskositas bisa digunakan sebagai indikator untuk menentukan apakah zat kontaminannya beruba zat padat atau zat cair.
- Muncul busa: Beberapa zat kontaminan seperti air dan udara dapat menghasilkan busa, sehingga pelumas tidak dapat bekerja dengan maksimal.
Baca juga: Mengenal Pentingnya Lubrikasi pada Alat Berat
Penyebab Umum Kontaminasi Pelumas
Secara umum, tipe kontaminasi pelumas berdasarkan penyebabnya dapat dibagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu:
Kontaminasi dari Sumber Internal
Beberapa elemen yang terkandung di dalam cairan pelumas itu sendiri dapat menjadi zat kontaminan setelah beberapa waktu. Hal ini biasanya tidak dapat dihindari karena penyebabnya adalah oksidasi atau degradasi termal akibat penggunaan jangka panjang.
Berikut ini faktor-faktor penyebab kontaminasi pelumas pada alat berat yang sering terjadi:
- Masuknya air ke dalam zat pelumas dapat menyebabkan korosi dan memicu pembentukan oksidasi besi.
- Penggunaan selang, seal, dan komponen lain yang sudah usang dapat menghasilkan serat, yang kemudian berubah menjadi zat kontaminan.
- Kualitas pelumas dapat menurun akibat gesekan antar komponen yang tjeradi secara terus menerus.
- Degradasi termal pada hidrokarbon yang terjadi akibat pengoperasian suhu tinggi dapat menghasilkan jelaga.
Kontaminasi dari Sumber Eksternal
Kontaminasi juga bisa disebabkan oleh hal-hal di luar sistem pelumasan. Hal ini mencakup kondisi alat berat dan lingkungan di sekitarnya.
Faktor-faktor eksternal yang dapat menyebabkan kontaminasi pelumas antara lain:
- Retakan pada komponen bisa menjadi penyebab kebocoran, sehingga memungkinkan bahan bakar atau fluida hidrolik masuk ke dalam sistem lubrikasi.
- Kelembapan dan kondensasi pasca terjadinya hujan dapat menjadi penyebab masuknya air ke dalam cairan pelumas.
- Alat berat yang bekerja di area terbuka seperti lokasi konstruksi dan pertambangan sangat rentan terhadap kontaminasi akibat debu, kotoran, tanah, pasir, dan lain-lain.
- Perubahan suhu ekstrem dapat memengaruhi kekentalan cairan pelumas, sehingga efektivitasnya berkurang.
Kontaminasi Akibat Interaksi Manusia
Saat melakukan perawatan rutin, kadang operator dapat melakukan kesalahan yang berakibat pada kontaminasi pelumas. Hal ini sangat mungkin terjadi, utamanya saat penggantian spare part atau pengisian ulang cairan.
Salah satu penyebab kontaminasi yang paling umum adalah pengisian oli dengan corong atau wadah yang tidak bersih. Kotoran yang menempel pada corong dapat dengan mudah masuk dan tercampur dengan zat pelumas, sehingga menyebabkan kontaminasi.
Kesalahan lain adalah kurang menutup segel tangki dengan rapat, sehingga memungkinkan partikel asing untuk masuk melalui celah-celah yang terbuka. Risiko ini menjadi semakin besar saat pengantian spare part. Jika tidak hati-hati, cairan pelumas dapat tercemar oleh debu dan kotoran dari komponen alat berat.
Baca juga: Kontaminasi Diesel Pada Alat Berat: Tipe, Gejala, Cara Mengatasi
Tips Mencegah Kontaminasi Pelumas
Untuk menjaga kualitas pelumas dan memastikan kinerjanya tetap maksimal, hal utama yang perlu dilakukan adalah melakukan inspeksi secara rutin. Pastikan bahwa zat pelumas dalam keadaan bersih dan dapat berfungsi dengan baik. Jika perlu, lakukan tes analisis untuk melihat kandungan zat pelumas secara rinci.
Selalu gunakan tipe cairan pelumas yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan alat berat Anda. Pertimbangkan faktor-faktor krusial seperti jenis pelumas, tingkat viskositas, merek, dan sebagainya. Hindari penggunaan oli yang murah namun kurang berkualitas karena hal ini dapat memengaruhi performa alat berat secara signifikan.
Terakhir, pertimbangkan pemasangan filter tambahan khususnya untuk alat berat yang bekerja di lokasi ekstrem. Fungsinya ialah untuk menyaring cairan yang masuk dan keluar agar terhindar dari kotoran.
Ganti Spare Part Alat Berat Anda Sebelum Rusak
Kualitas komponen alat berat sangat memengaruhi kinerja cairan lubrikasi. Komponen seperti seal, filter, dan selang yang sudah aus dapat menjadi sumber kontaminan bagi sistem pelumasan. Oleh karena itu, penggantian spare part secara berkala sangat disarankan, tanpa harus menunggu komponen tersebut mengalami kerusakan.
Rahayu Spareparts menyediakan segala kebutuhan spare part alat berat Anda, mulai dari selang hidrolik hingga komponen kelistrikan dengan harga terjangkau. Tidak usah takut alat berat alami downtime mendadak karena spare part abal-abal! Kami sedia spare part berkualitas dari berbagai merek andalan seperti Hitachi, Caterpillar, Hyundai, dan masih banyak lagi.
Mau cek harga atau konsultasi dulu? Jangan ragu untuk hubungi WhatsApp tim customer service Rahayu. Kami siap melayani sepenuh hati demi kesehatan alat berat Anda. Proyek Lancar, Bisnis Makin Cuan!